Home / Materi Bisnis / Kenapa Iklan Facebook Anda Gagal dan Bagaimana Seharusnya?

Kenapa Iklan Facebook Anda Gagal dan Bagaimana Seharusnya?

Kenapa Iklan Facebook Anda Gagal – Pada artikel kali ini LokerBisnisOnline.ID akan membahas Materi Bisnis mengenai Facebook Objective. Sumber ilmu ini berasal dari Guru saya yang bernama Dewa Eka Prayoga, yang biasanya disebut dengan Dewa Selling. Apakah kalian sudah tau kenapa iklan facebook anda gagal ? Yuk mari kita simak materi ini.

Kenapa Iklan Anda Gagal dan Bagaimana Seahrusnya

Kenapa Iklan Facebook Anda Gagal dan Bagaimana Seharusnya?

Banyak orang chat Saya dan bertanya:

“Kang, status Saya like & komennya udah banyak, tapi kok gak ada yang beli ya?”

“Terus kang, pas sharenya udah banyak, eh yang beli tetap aja dikit…”

- Baca Juga -

“Anehnya kang, kadang status yang adem-adem ayem, alias sepi komen & share, yang beli malah banyak. Kok bisa ya?”

…dan sejenisnya.

Pertanyaan seperti itu kerapkali ditanyakan pada Saya, khususnya datang dari member course premium. Apakah Anda juga pernah menanyakan hal demikian?

Untuk menanggapi pertanyaan tersebut, Saya share jawabannya disini aja ya… Okey?

Jadi gini…

Yang harus Anda pahami, setiap respon (like, komen, share) teman-teman kita di Facebook BUKAN menunjukkan ketertarikan mereka pada produk yang kita jual.

Kenapa?

Karena ‘state’ (kondisi hati & pikiran) yang dirasakan audience di setiap respon tersebut sangat berbeda.

Gampangnya gini:

Kalau cuma sekadar ingin di-LIKE, cukup buatlah status yang POSITIF..

Kalau cuma sekadar ingin di-KOMEN, buatlah status dengan nada BERTANYA..

Jika cuma sekadar ingin di-SHARE, berusahalah membuat status yang “GUE BANGET”

TAPI…

Mereka yang melakukan itu semua, bukan berarti SIAP untuk membeli produk.

Kenapa?

Karena memang beda ‘state’ nya.

Buktinya?

Saya pribadi bukanlah tipe orang yang kalau beli sesuatu bakal like / komen / share dulu.

Apa yang akan Saya lakukan jika tertarik dengan produk tertentu?

Jelas, langsung klik tombol beli atau kontak nomor HP nya. Mungkin beberapa orang dari Anda juga mengalami hal itu. Betul?

Kalau misalkan diasumsikan:

*”makin banyak LIKE / KOMEN / SHARE = makin banyak BELI”*

…maka kondisi pada orang-orang seperti Saya tidak akan masuk kategori.

Kenapa?

Karena untuk beli sesuatu, gak harus like, komen, atau share dulu. Pahaaaaaam?

Di sisi lain…

Ada kawan Saya yang hobinya tuh komen dan share postingan jualan orang.

Alasannya, karena dia suka dan pengen aja, tapi beli mah kagak. Hehe

Pas ditanya lebih dalam, ternyata supaya memudahkan dia dapat notif kalau-kalau nanti tertarik dan ada uang untuk belinya. Nah, lho! :sweat_smile:

Apa itu artinya? Apa simpulannya?

Pertama, jangan dulu seneng pas like, komen, dan sharenya tinggi

…karena BELUM TENTU banyak yang beli.

Kedua, jangan gampang baper pas like, komen, dan sharenya sepi

…karena BISA JADI mereka adalah orang-orang yang punya daya beli tinggi, tapi gak mau basa basi.

Itulah kenapa dalam FB Ads, jika sebelumnya Anda pernah ngiklan, maka Anda pasti tahu bahwa …

Objective Iklan Terbagi Menjadi 3 Kategori, yaitu :

  1. AWARENESS: iklan yang bertujuan untuk membangun kesadaran.
  2. CONSIDERATION: iklan yang bertujuan untuk membangun pertimbangan.
  3. CONVERSION: iklan yang bertujuan agar terjadi konversi penjualan.

Jadi, FB nya sendiri udah ngasih pilihan:

“Kamu mau ngapain tujuan ngiklannya?”

Kalau tujuannya cuma sekadar buat orang aware, ya pilih Awarenesss… di dalamnya ada: Brand Awareness & Reach.

Kalau tujuannya ingin dapat pertimbangan, ya pilih Consideration… di dalamnya ada: Traffic, Engagement, App Installs, Video Views, Lead Generation.

Jika tujuannya ingin dapat konversi, ya pilih Conversion… di dalamnya ada: Conversions, Product Catalog Sales, Store Visits.

TAPI…

Semisal Anda ngiklannya pake Awareness, JANGAN NGAREP banyak yang like / komen / share, apalagi beli, wong tujuannya cuma buat aware doang…

Semisal Anda ngiklannya pake Consideration, JANGAN NGAREP bahwa yang beli akan sebanyak jumlah like / komen / aware, wong tujuannya bukan konversi…

Misalnya Anda ngiklannya pake Conversion, JANGAN BAPER kalau status Anda sepi like / komen / share, wong nyasarnya orang yang suka beli kok… ngapain like, komen, atau share dulu.

Kebayaaaaaaaang?

Lantas, bagaimana seharusnya kita ngiklan? Objective apa yang harus kita pilih?

Baiklah…

Begini Gambaran Iklan Objective

  1. Jika iklan Anda berupa text dan gambar, iklankan dengan objective Engagement, karena hasilnya akan lebih rame like / komen / share.
    Cocok jika Anda hobi berstory telling dengan tulisan yang panjang.
  2. Jika iklan Anda berupa text dan video, iklankan dengan objective Video Views, karena hasilnya akan menjangkau lebih banyak viewers dan lebih murah biayanya.
    Cocok untuk Anda yang ingin membangun custom audience berupa Video.
  3. Jika iklan Anda bertujuan mengarahkan audience masuk ke halaman atau web tertentu, maka pilihlah objective Traffic, karena Facebook akan membantu Anda memilih siapa-siapa aja orang yang suka klik link ke website.
    Cocok untuk Anda yang penawarannya didirect ke Landing Page atau Website.
  4. Jika iklan Anda bertujuan untuk memfollow up orang untuk beli, maka pilihlah objective Conversion, karena Facebook akan membantu optimasi iklan Anda dengan kekuatan Pixel yang ditanamkan di setiap stepnya: View Content, Add to Chart, Initial Chekcout, Purchase.
    Funnelnya:
    Ads –> VC –> ATC –> IC –> Purchase
    Cocok untuk Anda yang ingin konversinya gede, tapi haru ngerti cara optimasi pixelnya.

Mulai ada gambaran?
Atau justru masih bingung?

Apapun kondisi hati & pikiran Anda sekarang, saran Saya… belajarlah lebih dalam tentang FB Ads.

Kenapa?

Selain hasilnya powerful banget, juga biaya iklan yang dikeluarkan murah banget dibandingkan ngiklan di koran, radio, atau televisi.

Dan kalau tertarik belajar lebih dalam tentang FB Ads, silakan ikut course terbaru Saya yang bernama Workshop Sniper Strategi

Silakan pelajari disini:
>> Workshop Sniper Strategi Belajar Cara Menghasilkan $10.000 Dari Internet

Ingat, kalau Anda ingin cepat, gunakan FB Ads. Karena FB Ads itu percepatan.

Gak percaya?

Coba aja sendiri. 🙂

Jangan lupa share artikel Kenapa Iklan Facebook Anda Gagal dan Bagaimana Seharusnya? ini 🙂
Semoga bermanfaat.

About DosenOnline

Sumber Informasi mengenai Bisnis Online terbaru sesuai Trends Masa kini tentang Berita Cryptocurrency, Bitcoin, Alt Coin, Bisnis MLM, Bisnis Dropship, Bisnis Affiliate dan LCFHC. Terlengkap dan Gratis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *